Sisi lain. The Other Side. Hikmah. Satu kutipan yang saya ingat setelah seorang pembina ekstrakurikuler pramuka mengerjai kami di masa sekolah menengah pertama. Kami berdua belas dibagi menjadi tiga kelompok berisi empat orang anak. Dibekali uang seribu lima ratus rupiah seorang, kami diperintahkan untuk bisa menempuh jalan dari SMPN 177 di daerah Bintaro menuju rumah sang pembina di kawasan Serpong untuk mengambil atribut dan seragam pramuka kami. Perjalanan melelahkan mulai dari harus kucing-kucingan dengan petugas kereta api, berjalan kaki berkilo-kilometer di bawah terik matahari, hingga harus berkali-kali salah jalan karena klu yang diberikan untuk mencapai rumah sang pembina terkadang menyesatkan.

Saya memang tidak terbiasa mengeluh. Saya hanya kesal dalam hati, maksudnya apa, gerutu saya. Sekedar mengambil seragam pramuka saja kok. Kenapa harus merepotkan seperti ini. Kami kan masih kecil. Apa jadinya kalau kami diculik di tengah jalan?

Sesampainya di rumah sang pembina, kami disambut dengan rindangnya pepohonan di halaman rumah beliau. Tikar digelar. Minuman dingin beserta kue-kue kecil dihidangkan. Kami duduk melingkar, siap mendengarkan petuah pembina kami. Bang Zul. Saya masih ingat betul namanya.

TOS. The Other Side. Sisi Lain. Hikmah. Isi nasihat yang beliau berikan di siang itu. Kami diminta merenungkan hikmah perjalanan dari Bintaro menuju Serpong siang itu. Saya berusaha memejamkan mata, meresapi kata-kata beliau. Beliau benar. Siang itu, sebagai anak kecil kelas satu es-em-pe, keberanian kami, semangat kami, kemampuan kami bekerja dalam tim memang diuji dan kami berhasil melaluinya. Oke, bang zul, terima kasih. Akan saya ingat kata-kata abang. Begitulah monolog yang terjadi di alam bawah sadar saya.

Semenjak saat itu, TOS selalu berkelebatan dalam pikiran saya. Saya mulai mempercayai bahwa di setiap peristiwa hidup yang kita hadapi baik atau buruk, kita suka atau kita benci, ada hikmah yang bisa kita ambil sebagai cambuk perbaikan diri. Selalu berpikiran positif bahwa pasti ada sisi lain dari setiap peristiwa yang tidak sesuai dengan keinginan kita yang bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebih kuat. …………… to be continued

(ceritanya saya mau panjang lebar nulis hari ini, tapi tumpukan kerjaan ini membunuhku, nanti sore pulang ke banda aceh, besoklah disambung lagi, ta’ publish dulu deh……. hehehhehe)