Tag

Sekitar setahun yang lalu teman saya melahirkan anak pertamanya lewat operasi caesar. Pada masa-masa kehamilannya saya sudah sering mengingatkan dirinya agar tidak ‘ngada-ngada ngidam‘. Alias pura-pura ngidam, yang sebenarnya adalah buah dari ketidakmampuannya mengontrol nafsu makan. Pun saya yang sama sekali belum pernah merasakan mengandung ini sering mengajaknya untuk sedikit berolahraga agar persalinannya lancar. Namun tentu saja saya yang dianggap tak berpengalaman dalam masalah kehaliman eh kehamilan ini tak didengar nasihatnya. Akhirnya BB teman saya ini melambung tinggi karena kurang aktif bergerak dan kelebihan nutrisi. Sehingga pada saat proses persalinan, sang bidan yang menangani memutuskan untuk merujuk teman saya untuk melakukan persalinan dengan jalan operasi.

Nah, karena saya masih buta betul mengenai seluk beluk persalinan dan menganggap oke-oke saja seseorang melahirkan dengan jalan operasi. Toh sekarang sudah lumrah hal itu terjadi. Tapi, ternyata eh ternyata, teman saya itu kemudian bercerita kepada saya bahwasanya wanita yang melahirkan dengan jalan operasi caesar mesti menunggu waktu hingga sekitar dua tahun untuk sebagai jarak aman untuk kembali hamil. Itu pun hanya sekitar lima puluh persennya yang berhasil melahirkan anak selanjutnya dengan cara normal. Nah, jika persalinan kedua pun mesti dilakukan secara caesar, berdasarkan penuturan teman saya yang katanya merupakan himbauan dari dokter yang menanganinya, maka kemungkinan besar setelah itu masih bisa memiliki anak ketiga lewat operasi caesar pula dan setelah itu lebih baik jika sang ibu disterilkan. Karena jika melahirkan lagi maka risikonya sangat besar. Nah loh, nah loh, nah loh. Saya pun sedikit deg-degan mendengar penjelasannya. Saya ingin sekali punya anak banyak. Hmmm. Mungkin enam. Ibu saya saja sanggup punya anak empat, masa iya saya kalah. Hahaha. Berbarengan dengan diet yang sedang saya lakukan saya juga menjaga tubuh agar selalu aktif berolahraga. Agar ketika saatnya tiba nanti, insya Allah saya bisa melahirkan secara normal. ngayalsoredikantordotcom. Ternyata masalah tidak berhenti sampai di situ. Ternyata, selain karena faktor lemak yang menghalangi persalinan. Salah satu penyebab persalinan sebaiknya dilakukan dengan jalan operasi menurut beberapa teman yang telah berpengalaman di antaranya adalah karena sang ibu memiliki mata minus. Jika sang ibu memiliki mata minus yang cukup tinggi, maka melahirkan secara normal dikhawatirkan akan mengganggu fungsi retina sang ibu bahkan kemungkinan terburuk adalah robeknya retina mata. Hah. Semoga saja semua belum terlambat. Saya pun melirik-lirik OTEM, obat herbal yang saya beli beberapa bulan lalu di toko herbal, yang terlalu malas saya teteskan untuk mengurangi minus tiga saya. Jadi, untuk para calon ibu semua, mari yuk sama-sama sayangi seluruh fungsi tubuh kita. Insya Allah pasti bernilai pahala, jika semuanya diniatkan semata untuk ibadah dan kesehatan masa depan “amanah” yang akan -dan semoga tuhan berkenan- titipkan buat kita🙂